Tangisan seorang anak kos yang tidak bawa motor, hanya bisa
mengandalkan orang lain untuk pulang ke kotanya. Sedih. Mau pulang saja susah.
Padahal perjalanan darat dengan sepeda motor hanya 1 jam. Tapi apa daya tangan
tak samapai,. Rasanya menyedihkan penuh haru. Hanya bisa membayangkan
keluarga,rumah, teman dan kota klaten dalam awang-awang belaka. Haati ini
rasanya sedih puol tiada terkira, kaya keiris pedang tajam. Gejolaknya
benar-benar hebat melebihi tsunami aceh. Ibuk aku kangen. Dapet bonus libur
satu hari seperti tak punyai arti apa-apa. Padahal itu momen penting. Penting
banget. Lumayan kan bisa pulang 1 hari lebih cepet dari jadwal. Tapi
kenyataannya?? Tragis banget. Mungkin baru kali ini aku bener-bener ngrasain
sedihnya belum bisa pulang kampung.. betapa kangen beratnya dengan orang-orang
rumah.. berat. Ya, super duber berat. Kangen ngumpul ma temen-temen, bercanda
bareng, ketawa bareng.. hah.. apa-aaan ini??
Apa yang harus aku lakukan untuk mengobati rasa rinduku yang
sudah tertanam begitu dalamnya ini??
Tidurkah? Mainkah? Kosku juga hampir sepi. Pada pulkam. Aku
merana sendiri. Ditemani nyanyian indaah artis-artis ibu kota di laptop
tercinta. Kali ini hanya mereka yang bisa menghibur laraku yang tiba-tiba
memuncak tajam. Tak pernah lelah mereka nyan yikan lagu-lagu untukku. Iringan
musiknya memang belum cukup untuk mengobati luka rindu. Tapi, tak apalah. Asal
ditemani nyanyian merdu okelah.
Tapi rasa-rasanya jam tidak berpindah dari tempatnya. Masih
terpaku menduduki angka 7. Padahal aku sangat berharap dia mau berlari ke angka
11 paling tidak. Hmm.. nunggu luthfi kuliah. Acara hari ini, nengok tyas.
Moga-moga dia lekas sembuh. Berharap juga kita bisa njenguk dia, dan dia dalam
keadaan sudah pulih.amin. kedatanganku dan upik ke rs moewardi adalah ujung
tombak nasib teman-teman. Apakah mereka nanti jadi ke solo apa engga. Hmm, sbar
nunggu jam 11 lah pokok e. Karena smua diawali dari jam 11.
Daripada hanya santai-santai di kos seperti ini, aku
sebenarnya lebih suka ngampus. Yaa, paling tidak bisa ketemu temen-temen. Bisa
ngobrol bareng-bareng. Bisa tambah ilmu dari dosen. Bisa olahraga jalan-jalan
dari kos ke kampus, bisa menurunkan berat badan dengan naik turun tangga sampai
lantai 3. Bisa ngantuk-ngantukan saat pelajaran. Pokoknya bisa segalaanya. Lha
sekaarang?? Sudah pep, jangan sesali yang ada.kita buka lagi lembar baru.
<apa c?> semoga semua terjadi
dengan lebih indah..
dikutip dari pengalam pribadi
Solo, 26 08 11
peppy...peppy.. membuka aib pribadiii..
BalasHapus